Tampilkan postingan dengan label BIOLOGI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BIOLOGI. Tampilkan semua postingan

Teori sel menurut beberapa ahli

Jumat, 27 Januari 2012


TEORI SEL
No.
TAHUN
PENEMU
KONSEP SEL
1.
1665
Robert Hooke
Orang yang pertama kali melihat sel dari sayatan tipis gabus batang dari tumbuhan oak di bawah mikroskop. Ia mencoba melihat struktur sel pada sayatan gabus di bawah mikroskop. Dari hasil pengamatannya diketahui terlihat rongga-rongga yang dibatasi oleh dinding tebal. Jika dilihat secara keseluruhan, strukturnya mirip sarang lebah. Satuan terkecil dari rongga tersebut dinamakan sel.
2.

3.
1804-1881 dan
1810-1882
Schleiden dan

T Schwann
       Membuktikan bahwa sel hidup bukanlah kamar kosong, melainkan berisi cairan sitoplasma yang mendukung segala aktivitas dasar makhluk hidup
•     Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil pada makhluk hidup
•     Kemudian keduanya mengemukaan teori sel Sebagai berikut:
Pada makhluk hidup multiseluler :
1.  Sel-sel yang serupa berkumpul bersama dan menjalankan satu fungsi yang sama membentukjaringan
2.  Jaringan-jaringan yang berbeda berkumpul bersama dan menjalankan fungsi tertentu membentukorgan
3.  Organ-organ yang berbeda bekerja bersama-sama untuk membentuk suatu sistem yang disebutsistem organ
4.






1831
Robert Brown
Pada tahun 1831, Brown mengamati struktur sel pada jaringan tanaman anggrek dan melihat benda kecil yang terapung-apung dalam sel yang kemudian diberi nama inti sel atau nukleus. Berdasarkan analisanya diketahui bahwa inti sel selalu terdapat dalam sel hidup dan kehadiran inti sel itu sangat penting, yaitu untuk mengatur segala proses yang terjadi di dalam sel. 
5.
1835
Felix Durjadin
·         Mengemukakan bahwa bagian penting dari sel adalah isi sel
·         Isi sel terdiri dari materi hidup
6.
1839
J. Purkinye
·         Orang yang pertama kali menyebut isi sel dengan protoplasma (zat yang pertama kali dibentuk)
·         Bertujuan untuk membedakan antara bagian yang hidup dengan dinding sel yang mati
·         Satu tipe yang lebih kental dan lebih gelap dari keadaan sekitarnya disebut nukleus
·         Sedang tipe lain yang tampak lebih cair atau bersifat koloid disebut sitoplasma
7
1825-1874
Max Schultze
Ia menegaskan bahwa protoplasma merupakan dasar-dasar fisik kehidupan. Protoplasma merupakan tempat terjadinya proses hidup. sel merupakan kesatuan fungsional
8.
1858
Rudolf Virchow
Melengkapi rumusan teori tersebut dengan temuannya bahwa setiap sel berasal dari sel-sel yang telah ada sebelumnya (omnis cellula ex cellula)
9.
1880
Hanstein
sel merupakan kantong yang berisi organel


10.
1931
Ernst Ruska
penemu mikroskop TEM sehingga dapat mlihat sel lebih jelas
11.
12.
1953
1953
Watson dan Crick
materi genetik diturunkan oleh sel kepada keturunannya
13.
1981
Lynn Margulis
terdapat simbiosis di dalam evolusi sel

ALAT – ALAT LABORATORIUM

Selasa, 06 Desember 2011

*   Alat bedah adalah alat yang dirancang untuk digunakan untuk kegiatan pembedahan, seperti membedah hewan, manusia, dan sebagainya. Beberapa bagian juga diperlukan dalam pembuatan sediaan botani.
Perangkat alat bedah
Alat bedah terdiri dari dompet kulit yang berisi alat-alat sebagai berikut:
  • Pinset (yang ujungnya lancip), digunakan untuk mengambil atau menarik bagian alat-alat tubuh dari hewan yang dibedah, memisahkan organ yang satu dengan yang lain.
  • Tangkai pisau bedah dan daun pisau bedah. Daun pisau bedah dipasang pada tangkai pisau bedah dan digunakan untuk menguliti hewan yang dibedah, memotong bagian-bagian tubuh dan sebagainya. Daun pisau dan tangkai pisau merupakan satu kesatuan. Pisau tersebut ada dua macam, yaitu yang berujung lancip dan yang berujung tak lancip. Model ini dapat diasah, sedang yang lepas umumnya dibuang saja bila sudah tumpul.
  • Gunting bedah (lurus), digunakan untuk menggunting bagian-bagian alat tubuh yang akan diamati, seperti usus, jantung, pembuluh darah dan sebagainya. Umumnya digunakan untuk mengadakan bukaan pertama pada bagian tubuh yang akan diperiksa.
  • Paku bedah bertangkai (berujung lurus), digunakan untuk memakukan (merentang) bagian-bagian alat tubuh pada papan bedah. Juga dapat digunakan untuk memisahkan bagian alat tubuh yang sangat kecil dan halus.
  • Jarum bertangkai (ujung bengkok, tumpul), digunakan untuk mengangkat bagian alat-alat tubuh yang terletak di bagian bawah, untuk menelusuri urat atau pembuluh agar tidak rusak.
  • Alat – alat pengukur adalah alat yang diranncang untuk kegiatan pengukuran.
  • Perangkat alat pengukur sebagai berikut :
·         Termometer
·        
·         Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur), ataupun perubahan suhu. Istilah termometer berasal dari bahasa Latin thermo yang berarti bahang dan meter yang berarti untuk mengukur. Prinsip kerja termometer ada bermacam-macam, yang paling umum digunakan adalah termometer air raksa.
·         Buret
·        
·         Buret adalah sebuah peralatan gelas laboratorium berbentuk silinder yang memiliki garis ukur dan sumbat keran pada bagian bawahnya. Ia digunakan untuk meneteskan sejumlah reagen cair dalam eksperimen yang memerlukan presisi, seperti pada eksperimen titrasi. Buret sangatlah akurat, buret kelas A memiliki akurasi sampai dengan ± 0,05 cm3.
·         Oleh karena presisi buret yang tinggi, kehati-hatian pengukuran volume dengan buret sangatlah penting untuk menghindarigalat sistematik. Ketika membaca buret, mata harus tegak lurus dengan permukaan cairan untuk menghindari galat paralaks. Bahkan ketebalan garis ukur juga mempengaruhi; bagian bawah meniskus cairan harus menyentuh bagian atas garis. Kaidah yang umumnya digunakan adalah dengan menambahkan 0,02 mL jika bagian bawah meniskus menyentuh bagian bawah garis ukur. Oleh karena presisinya yang tinggi, satu tetes cairan yang menggantung pada ujung buret harus ditransfer ke labu penerima, biasanya dengan menyentuh tetasan itu ke sisi labu dan membilasnya ke dalam larutan dengan pelarut.
Timbangan
  • Timbangan/neraca adalah alat yang dipakai melakukan pengukuran massa suatu benda.
·         Neraca analitik
 
·         Untuk menimbang massa suatu zat. Tingkat ketelitian lebih tinggi neraca di atas.
·         pH meter
 
·        
·          (ada 2 macam yaitu digital dan anolog)
·         Bermacam-macam pH meter yang telah diproduksi oleh pabrik-pabrik. Digunakan untuk mengukur tingkat keasaman dari suatu zat. Biasanya sebelum digunakan dikalibarasi terlebih dahulu menggunakan larutan buffer. Larutan buffer biasanya telah disertakan dalam kemasannya, dapat pula dibeli di toko-toko kimia.
·         Multimeter
·         Multimeter (ada 2 macam yaitu digital dan analog)
·         Untuk mengukur kuat arus listrik atau hambatan. Misalnya untuk mengukur kuat arus yang dihasilkan dari reaksi redoks dalam sel galvani.
  • ALAT –ALAT DARI KACA
Botol reagen atau botol pereaksi
Digunakan untuk menyimpan larutan bahan kimia atau sering juga di gunakan untuk menyimpan indikator asam basa seperti fenolftalin.
Cawan petri atau awan Eko atau telepa Petri


 (ada 2 macam yaitu yang terbuat dari kaca dan plastik)
digunakan untuk membiakkan sel. Cawan petri selalu berpasangan, yang ukurannya agak kecil sebagai wadah dan yang lebih besar merupakan tutupnya,
Lup 

Kaca pembesar. Dapat digunakan untuk mengamati kenaikan atau penurunan suhu pada termometer terutama termometer raksa yang tidak berwarna.
Itulah sebagian alat – alat Laboratorium dan masih banyak lagi yang lainnya.